'

wisnuhp


Wisnu HP lahir di Somoroto Ponorogo, 24 Maret 1983. Dia mulai belajar tentang reyog Ponorogo sejak ia berusia 10 tahun. Pada tahun 2003, dia diperkenalkan dengan seni pertunjukan oleh Hery Lentho koreografer di Surabaya. Pada tahun 2004, Wisnu HP mulai belajar sebagai mahasiswa di Institut Seni Indonesia jurusan untuk program tari di Surakarta. Keterampilan reyog silat dan tradisional menjadi pengetahuan dasar dalam menciptakan karya-karyanya. Dia sering terlibat untuk bekerja sama dan mengikuti beberapa workshop di Indonesia atau dari luar negeri. Dia terlibat dalam beberapa karya, seperti: film Opera Jawa disutradarai oleh Garin Nugroho, dalam karya koreografer Heri Lentho, Eko Supriyanto, Mugiono Kasido, Suprapto Suryodarmo, Hiroshi Koike (Pappa Tarahumara, Jepang), Andi (Snuff puppets, Australia), Trainer di Trans Studio Bandung, dan membentuk SENI SABUKJANUR.
Sabukjanur merupakan nama sebuah tempat di Desa Sumoroto Ponorogo yang dipercaya masyarakat setempat (Ponorogo) sebagai petilasan Kerajaan Bantarangin (Reyog Ponorogo). Setiap tahunnya terutama Bulan Suro tempat ini selalu dikunjungi beberapa penganut spiritual. Tanah ini dimiliki oleh Mbah Kusni yang tidak lain adalah Kakek dari Wisnu HP.
Nama tempat ini kemudian diadaptasi sebagai identitas wadah berkesenian dengan nama Art Sabukjanur oleh Wisnu HP sejak 2007 tahun 2011 nama Art Sabukjanur di rubah menjadi Seni Sabukjanur. Seni Sabukjanur membuka kerja sama dengan orang-orang dari latar belakang dan disiplin berbeda, seperti koreografer, penari, aktor, musisi, wayang, visual artis dan desainer. Seni Sabukjanur bertujuan meningkatkan seni pertunjukan tradisi Jawa dan seni kontemporer Indonesia dengan menciptakan pertunjukan kesenian tanpa meninggalkan nilai akar budaya Indonesia.
Email: sabukjanur@yahoo.co.id
contac: 085647165358

WISNU HP was born in Ponorogo, March 24th 1983. He started to learn about Reyog Ponorogo since he was 10 years old. In 2003, he was introduced to the performing art by the choreographer Hery Lentho in Surabaya. In 2004, Wisnu HP started to learn as a student of The Indonesia Art Institute majoring for dance program in Surakarta. Skill of silat and traditional reyog become his basic knowledge in creating his works. He often involved to the collaboration works and followed some of workshops in Indonesia or from the overseas. He involved in some of works, such as: the film of Opera Jawa directed by Garin Nugroho, in the work of the choreographer Heri Lentho, Eko Supriyanto, Mugiono Kasido, Suprapto Suryodarmo, Hiroshi Koike (PAPPA Tarahumara, Japan), Andi (Snuff Puppet, Australia), and formed Art Sabuk Janur.
His works:
2011 : "MANUSIA PASIR", Festival Seni Surabaya, Taman Budaya Jawa Timur.
2011 : Legenda Putra Mahkota, Trans Studio Bandung
2011 : Kabayan Goes To Hollywood, Trans Studio Bandung
2011 : Manusia Pasir, ART SABUKJANUR MOVEMENT #1, Taman Budaya Jawa Tengah.
2011 : Silat The Spirit of Indonesia, Opening Kejurnas Pencak Silat PSHT Pusat Madiun.
2011 : Eksotiika Local Genius, Gelar Budaya Ponorogo.
2011 : Alam Tubuhku untuk Alam Tubuh-tubuh 24 jam Menari nonstop World Dance Day ISI Solo.
2011 : "Aku Wuwung dan Punk" 3G movement ISI Surakarta
2010 : “ Silat the Spirit of Indonesia” Opening Festival Reyog Nasional/ Grebeg Suro Ponorogo.
2010 : “ Silat the Spirit of Indonesia”Opening Kejurnas Pencak Silat Setia Hati TERATE. In UNS Surakarta.
2009 : “REYOG THE SPIRIT OF INDONESIA” Closing Festival Reyog Ponorogo.
2009 : “Tubuh-Tubuh” Bedhog Art Festival”. Studio Banjar Mili. Jogyakarta
2009 : “Tubuh-Tubuh” GEOKS” Singapadu Bali.
2009 : “Tubuh-Tubuh” Tidak Sekedar Tari, Wisma Seni TBJT Surakarta.
2009 : “Tubuh-Tubuh” International Wolrd Dance Day of 24 hours dance in Teater Besar ISI Surakarta.
2009 : “Bahasa Tubuh” Kolaborasi with Laura (Irlandia) Open Day Joged Amerta Padepokan Lemah Putih.
2008 : “Tubuh Kami” Kolaborasi with Jasmine Mireki Okubo emerging coreographer IDF Teater Kecil TIM Jakarta.
2008 : “Ruwatan Bumi Wengker” colossal work of Closing Festival Reyog Nasional 2008 Ponorogo.
2008 : “Jang Ganong” Parade Tari Nusantara in TMII Jakarta.
2008 : “Tetanen” Festival Adikara East Java.
2008 : “Ritual Tanah” Pekan Seni in Teater Arena TBJT Surakarta.
2008 : “Maha Karya Mukti Wibowo” the anniversary of Ponorogo regency.
2008 : “Ritual Lidi Api” the anniversary of Ponorogo regency.
2008 : “Jang Ganong” Trenggalek.
2007 : “23.59 volume 2” Festival Cak Durasim Surabaya.
2007 : “Koyo Cakil” Surabaya Dance Festival.
2007 : “Ritual Bumi Wengker” the anniversary of Ponorogo regency.
2007 : “Jang Ganong” Festival Adikara and the anniversary of Ponorogo regency.
2007 : “Nembhe” International Dance Day of 24 hours dance in ISI Surakarta.
2006 : “23.59” Workshop IDF Surabaya dan PTBG Teater Arena Surakarta.
2006 : “Spirit of Bujangganong” Opening Festival Cak Durasim Surabaya and the Opening of Grebeg Suro, in Ponorogo.
2006 : “Salto” an attractive experimental work in the road.
2006 : “Capoeira Mostra de Solonese” Teater Arena TBJT Surakarta.
2005 : “Kontaminasi” Festival Seni Surabaya.

Leave a Reply